Penjelasan Teori dalam Ilmu Psikologi

Rangkuman Teori
1.       Dasar terjadinya belajar menurut Thorndike adalah :
-          Pembentukan asosiasi (Coneksionisme)
-          Kesan pancaindra (sanse impression)
-          Kecenderungan untuk berpindah (impulse to action)
2.       Hukum-hukum Gestalt :
-          Pragnanz (penuh arti)
-          Kesamaan
-          Keterdekatan
-          Ketertutupan
-          Keterlanjutan (continuitas)
3.       Ciri-ciri Insightfull Learning :
-          Insightfull learning kemampuan dasar
Ø  Dilihat dari umur
Ø  Dilihat dari perbedaan individual
-          Insightful learning tergantung dari pengalaman-pengalaman masa lampau yang relevant pada saat ini
-          Insightfull learning tergantung pada situasi yang dihadapi
-          Insightfull learning didahului dengan mencari dan mencoba
-          Insightfull learning adalah memecahkan masalah dengan pergertian
-          Insightfull learning yang telah diperoleh dapat digunakan untuk menghadapi situasi yang lain
4.       Macam-macam taraf inspirasi :
-          Taraf inspirasi sangat berbeda dengan dengan kemampuan (Ability)
Ø  Actual ability
Ø  Potential ability
Akan memunculkan yang namanya taraf inspirasi bila didekatkan pada penentuan. Penentuan adalah suatu pilihan yang kita lakukan dengan suatu konsistensi.
-          Keinginan melampaui taraf kemampuan
-          Budaya membaca
5.       Teori Spearman
Tingkah laku manusia dimungkinkan ada dua faktor :
-          Faktor general (faktor G)
-          Faktor Spesifik (faktor S)
Beliau mengatakan bahwa : faktor G dan faktor S itu dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman
6.       Teori Thompson
Beliau tidak sependapat dengan Spearman, Beliau mengatakan bahwa faktor G itu tidak ada yang ada hanyalah Faktor S
(Belajar tidak harus sama semua tetapi memiliki spesifitas setiap individu)
-          Faktor S itu tidak tergantung pada unsur keturunan kecerdasan tetapi tergantung pada unsur pendidikan.
7.       Cyriel Boat
Beliau sependapat dengan Spearman, beliau mengakui faktor G dan faktor S , kemudian oleh Cyriel ada yang namanya faktor c (common faktor). Faktor C lebih luas dari faktor S tetapi lebih kecil dari faktor G.
8.       Teori Thurstone
Beliau mengatakan bahwa beliau sependapat dengan dengan Cyriel Boat, lebih cenderung ke faktor C yang cenderung diterapkan pada setiap tingkah laku.
Faktor C itu ada 7 jenis, beliau tidak mengakui faktor G :
-          Faktor M : Memory kemampuan untuk mengingat
-          Faktor V : Verbal percakapan untuk mempergunakan bahasa kata
-          Faktor N : Numerikal kemampuan untuk bekerja dengan bilangan
-          Faktor W : Word Fluence faktor kelancaran kata-kata
-          Faktor R : Reasoning yaitu mendasari seseorang untuk berfikir logis
-          Faktor P : perseptual atau persepsi yaitu kemampuan dengan cepat dan cermat
-          Faktor S : Spatial atau Ruang yaitu kemampuan untuk mengadakan orientasi dalam ruang
9.       Guilford berbeda dengan teori lain :
Beliau menyatakan bahwa intelegensi itu mengandung tiga aspek :
a.       Oprasional = yang namanya oprasional, cara beroprasinya, supaya berjalan dengan baik jalannya, tingkah lakunya, intelegensinya.
-          Cognition = cara berfikir
-          Memory = kemampuan untuk mengingat
-          Divergen pruduction = Proses informasi guna memperoleh berbagai jawaban yang baik
(tidak terjadi hubungan antara dasar dan lingkungan)
-          Convergen production = Proses informasi guna mencapai satu jawaban atau satu penyelesaian yang benar
-          Evaluation
b.      Pruduct atau hasil (jenis-jenis yang dihasilkan)
-          Units
-          Classes
-          Relation atau hubungan
-          System atau cara
-          Transformation
-          Implication
c.       Contents atau isi
-          Figural atau tokoh
-          Symbolic
-          Samantic
-          Behavior
Menurut Guilford : faktor intelegensi yang dimiliki seseorang ada 120 faktor
10.   Bakat adalah menurut tinjauan psikologi, bahwa seseorang akan lebih berhasil jika ia belajar sesuai dengan bakatnya (self evident)
Kemampuan manusia Ability terdiri dari :
-          Achievment (kecerdasan) adalah Actual ability yang bisa diukur dengan alat-alat tes tertentu
-          Capacity (kemampuan kapasitas) adalah potential ability yang dimiliki oleh seseorang tidak dapat diukur secara langsung tetapi secara tidak langsung melalui kemampuan individu yang berkembang dari training, workshop, diskusi, seminar akan menambah suatu kapasitas yang kita miliki
-          Aptitude (Bakat) adalah kualitas psikis yang ada pada kita bisa diukur dengan kemampuan
11.   Menurut Guilford mengatakan bahwa aptitude itu mencakup 3 demensi :
-          Demensi Perseptual
-          Demensi Psiko-motor
-          Demensi intelektual
12.   Menurut Gadner (1983) dalam bukunya Frame of Mind : The Theory of Multiple Intelegences, ada delapan jenis kecerdasan yang dimiliki setiap individu yaitu : 
-          Kecerdasan Linguistik
-          Kecerdasan Matematika-Logis
-          Kecerdasan Kinestetik-jasmani
-          Kecerdasan Musikal
-          Kecerdasan Interpersonal
-          Kecerdasan Intrapersonal
-          Kecerdasan Naturalis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#02 Konsep Memerangi Kejahatan Cybercrime dalam Perspektif Kriminiologi

Pengertian memerangi kejahatan sama dengan pengertian menanggulangi kejahatan. Dalam istilah kriminiologi penanggulangan kejahatan sering j...