TUGAS PSIKOLOGI KEPRIBADIAN II
Soal dan Jawaban
a. Jelaskan apa yang di maksud dengan Respondent? Berikan satu contoh!
Jawaban : Respondent adalah Respon-respon yang dibangkitkan dan merupakan pola tingkah laku yang biasanya timbul bila ada stimulus tertentu yang mendahuluinya dan tidak dipengaruhi oleh stimulus yang mengikutinya.akan tetapi frekuensinya dipengaruhi oleh frekuensi yang mengikutinya dan jarang terjadi secara spontan.
Contoh: Mahasiswa akan belajar dengan giat setelah ada pemberitahuan dari dosen jika besok akan diadakan ujian. Sehingga ketika dosen memberitahukan tentang pelaksanaan ujian mahasiswa giat belajar untuk mendapatkan nilai yang bagus.
Stimulus : Pemberitahuan dari Dosen akan diadakannya ujian
Perilaku yang di Ulang : Mahasiswa belajar dengan giat setiap dosen memberitahukan akan diadakannya ujian.
b. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Operan? Berikan satu contoh!
Jawaban : Operan adalah Respon-respon yang dilakukan dan merupakan pola tingkah laku yang dapat ditimbulkan oleh organism itu sendiri, dan belum tentu didahului oleh stimulus luar akan tetapi frekuensi terjadinya tingkah laku operan dipengaruhi oleh akibat tingkah laku ini.
Contoh : Seorang anak kecil yang di perintah ayahnya untuk membeli rokok, kemudian setelah ia membelikan rokok diwarung, ayahnya memberinya imbalan sisa uang rokok, sehingga ketika ayahnya menyuruhnya untuk membelikan rokok anak tersebut akan langsung ke warung untuk membelikan rokok ayahnya, karena ia tahu setelah ia membeli rokok akan dapat imbalan.
Stimulus :Imbalan uang sisa uang Rokok
Perilaku yang di ulang : Seorang anak kecil selalu menuruti ayahnya jika disuruh membelikan rokok.
c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Reinforcement Positif? Berikan satu contoh!
Jawaban:Reinforcement Positif adalah asosiasi yang terbentuk bila suatu respon (tingkah laku) operant diikuti oleh suatu stimulus yang memperkuat, dan timbulnya perilaku tersebut terjadi bila stimulus sebagai akibat tingkah laku menyebabkan bertambah besarnya probabilitas timbul kembalinya respon.
Contoh: Diky adalah seorang anak kecil berusia 6 tahun, suatu Hari ibunya mengajak dia ke mall. Ketika berada di mall dia marah dan mengamuk pada ibunya karena menginginkan mainan, dan ibunya segera membelikannya karena malu berada ditempat keramaian, maka perilaku anak tersebut akan diperkuat untuk memperoleh mainan lagi, sehingga marah dan mengamuk akan diperkuat.
Stimulus :Membelikan mainan agar tidak mengamuk dan marah saat berada di mall, karena sang ibu malu.
Perilaku yang di ulang : Diki akan mengamuk dan marah jika ia tidak dibelikan mainan dan keinginannya.
d. Jelaskan apa yang dimaksud Reinforcement Negatif? Berikan satu contoh!
Jawaban: Reinforcement Negatif adalah Asosiasi yang terbentuk bila suatu respon (tingkah laku) operant diikuti oleh suatu stimulus yang memperkuat. Dan terjadi bila hilangnya stimulussebagai akibat tingkah laku yang menyababkan bertambahnya probabilitas timbul kembali respon.
Contoh : Pada jam 11.30 siang pada saat pelajaran terakhir akan usai siswa SD kelas 6 tampak mulai bercakap-cakap dengan temannya dan tidak menghiraukan gurunya yang sedang mengajar didepan. Seusai pelajaran guru langsung keluar dan kembali ke kantor dan siswa SD kelas 6 semakin ramai dan tampak berlarian.
Stimulus :Perginya Guru membuat siswa kelas 6 SD semakin ramai dan tampak berlarian
Perilaku yang diulang : siswa kelas 6 SD semakin ramai dan tampak berlarian
e. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Punishment? Berikan saru contoh!
Jawaban : Punishment adalah penyajian atau pemberian stimulus aversif (Stimulus yang tidak menyenangkan) mengikuti tingkah laku yang dianggap tidak layak sehingga mengurangi timbulnya tingkah laku tersebut.
Contoh :Seorang anak kecil yang menangis dan mengamuk karena menginginkan mainan, lalu orang tuanya memukul anak kecil tersebut, sehingga ia berhenti menangis karena takut akan dipukul orang tuanya.
Stimulus : ia dipukul orang tuanya
Perilaku yang diulang : ia tidak lagi menangis dan mengamuk karena takut dipukul orang tuanya.
f. Secondary Reinforcement
Jawaban: Secondary Reinforcement adalah suatu hal, kejadian atau objek yang memiliki nilai pemerkuat respon melalui kaitan yang erat dengan pemerkuat primer berdasarkan pengalaman pengkondisian atau proses belajar pada organisme.
Contoh : Semua siswa mandala sangat disiplin, SMA mandala terkenal dengan disiplin waktu yang sangat ketat, Bel sekolah akan dibunyikan tepat jam 7.00 pagi, sehingga pada jam tersebut semua siswa langsung masuk ke kelas, pada suatu hari dino yang sedang jahil tiba-tiba membunyikan bel sebelum jam 7. Akan tetapi karena bunyi bel tersebut semua siswa berlarian dan tergopoh-gopoh karena bel menunjukkan bahwa semua siswa harus sudah berada di kelas.
Stimulus : setiap jam 7 pagi bel berbunyi tanda semua siswa harus masuk kelas
Perilaku yang di ulang : setiap bel berbunyi semua siswa harus segera masuk kelas
g. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Extintion? Berikan satu contoh!
Jawaban : Extintion atau penghapusan yaitu proses dimana respon yang telah terbentuk tidak mendapat perkuatan lagi, sehingga semakin lama respon tersebut akan hilang.
Contoh : Seorang anak yang diberikan permen oleh orang tuanya ketika ia mau belajar, tetapi ketika orang tuanya terus menerus hanya memberikan permen si anak menjadi bosan dan ia menjadi malas belajar.
Stimulus : Orang tua selalu memberikan permen ketika anak tersebut mau belajar
Perilaku akibat perilaku : anak tersebut bosan karena hanya diberikan permen sehingga ia malas belajar.
h. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Shaping? Berikan satu contohnya!
Jawaban : Shaping adalah Pembentukan respon melalui pemberian perkuatan atas respon-respon lain yang mengarah atau mendekati respon yang ingin dibentuk. Shaping merupakan metode yang digunakan untuk membentuk respon yang rumit.
Contoh: Toni adalah mahasiswa yang malas, kemudian karena nilainya jelek dan ia harus mengulang banyak mata kuliah, ia mulai ingin belajar, Toni tekun belajar, dan ketika ujian ia mendapat nilai B, ia puas dan merasa jika ia belajar mungkin ia tidak akan gagal pada ujian-ujian sebelumnya, dan ia berpikir jika ia lebih giat lagi belajar ia pasti bisa mendapatkan nilai A. lalu Toni lebih meningkatkan lagi prestasi belajarnya, sampai ia mendapatkan nilai A pada setiap mata kuliah yang di ujikan. Ia merasa bangga dan terus meningkatkan prestasi yang diraihnya. Dan ia memperkuat perilaku tersebut dengan giat belajar.
Stimulus :ia belajar untuk tidak malas dan memperbaiki nilainya dengan belajar tekun
Perilaku yang di ulang : Toni rajin belajar dan tekun setelah ia mendapat nilai bagus dan ia yakin bahwa ia bisa.
i. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Generalisasi? Berikan satu contoh!
Jawaban :Generalisasi yaitu kecenderungan untuk terulang atau meluasnya tingkah laku yang diperkuat dari situasi stimulus yang lain. Atau yang biasa disebut dengan induksi.
Generalisasi stimulus ini penting bagi perbendaharaan dan integritas tingkah laku individu karena individu tidak harus mengulang-ulang pembelajarannya bagaimana untuk bertingkah laku secara layak.
Contoh : Rina adalah anak yang jujur ketika dirumah ia tidak pernah berbohong, sehingga ibunya memujinya karena ia selalu bersikap jujur. Oleh karena itu rina akan menggeneralisasi dan mengulang tingkah laku yang jujur dimanapun ia berada.
Stimulus : ibunya memberikan pujian karena kejujurannya.
Perilaku yang di ulang: Selalu bersikap jujur terhadap siapapun dan dimanapun.
j. Jelaskan apa yang dimaksud Diskriminasi? Berikan satu contoh!
Jawaban :Diskriminasi merupakan kebalikan dari generalisasi yang mana generalisasi merupakan proses belajar bagaimana merespons secara tepat berbagai stimulus yang berbeda.
Contoh: Ani adalah seorang gadis yang cantik, ia adalah seorang gadis yang paling cantik disekolahnya, pada suatu ketika ada dua teman laki-lakinya yang mengejar-ngejar ani, sehingga ani harus memilih yang menurutnya paling jujur, kemudian ia menguji doni dan andi melalui telephon malam, dengan berpura-pura menjadi orang lain. Doni menjawab jujur jika ia suka dengan ani, sedangkan andi menjawab ia sedang tidak suka dengan cewek manapun. Akhirnya ani memilih doni.
Stimulus:Doni dinilai jujur oleh ani, dan andi tidak bersikap jujur
Perilaku yang diulang : Ani memilih doni yang dinilainya jujur dan sesuai yang diinginkan.
k. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Perilaku Takhayul? Berikan satu contoh!
Jawaban : Perilaku Takhayul adalah Perilaku yang berdasarkan pada hubungan respon-perkuatan yang secara kebetulan.
Contoh : Seorang mahasiswa yang mempercayai bahwa jika ia memakai bolpoint faster bergambar garis merah selalu mendapat nilai yang bagus ketika ujian, maka perilaku ini akan terus diperkuat.
Stimulus : ia mendapatkan nilai yang bagus karena menggunakan faster bergambar garis merah.
Perilaku yang diulang : ia akan selalu menggunakan faster bergambar garis warna merah setiap kali ujian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar