Tabel 2 : Internalisasi Gender Dilakukan Sejak Masa Bayi Sampai Dengan Seumur Hidup
SIKLUS HIDUP
|
PEREMPUAN
|
LELAKI
|
Bayi (perlakuan orang tua terhadapnya)
|
Bayi yang baru lahir didekap oleh ibunya, bapaknya melihat dari jauh. Hubungan antar ibu dan anak menjadi lebih dekat, dibadningkan ayah-anak, jadi Ibu mengurusi segala sesuatu yang berhubungan dengan anak
|
Bayi yang baru lahir didekap oleh ibunya, bapaknya melihat dari jauh. Hubungan antara ibu dan anak menjadi lebih dekat, dibandingkan ayah-anak, jadi ibu mengurusi segala sesuatu yang berhubungan dengan anak
|
Anak-anak
|
1. Bermain boneka, masak-memasak, di dalam rumah
2. Membantu orang tua di dalam rumah atau kerumah tanggaan
3. Boleh menangis
4. Di didik cenderung menjadi mengalah, lemah, mudah minta bantuan orang lain
5. Bersedia melayani sapa saja
6. Penurut
|
1. Bermain mobil, senjata, diluar rumah
2. Membantu orang tua urusan luar rumah
3. Tabu menangis
4. Dibiasakan menjadi lebih kuat, dominan, tabu minta bantuan orang lain
5. Bersedia untuk menjadi pelindung
6. Tak harus jadi penurut
|
Masa remaja
|
1. Tabu untuk mengeluarkan pendapat
2. Menjadi lebih emosional
3. Cenderung untuk tidak mau melakukan hal yang membutuhkan kekuatan fisik
4. Cenderung mengalah
5. Sering menjadi ragu, malu
6. Cenderung minta dilindungi ayah, kakak atau adik lelaki
|
1. Harus selalu berinisiatif
2. Lebih rasional
3. Cenderung tidak mau melakukan hal yang butuh monoton-rumit-butuh ketelitian
4. Cenderung menang
5. Tabu mnejadi ragu dan malu
6. Harus siap melindungi ibu, kakak atau adik perempuan
|
Tabel 2 : Internalisasi Gender Dilakukan Sejak Masa Bayi Sampai Dengan Seumur Hidup
(Lanjutan)
SIKLUS HIDUP
|
PEREMPUAN
|
LELAKI
|
Masa dewasa
|
1. Harus mendapatkan perlindungan suami
2. Lemah lembut
3. Penurut
4. Mengurusi suami, anak, urusan rumah tangga
5. Lebih memperhatikan pendidikan anak lelaki dibanding perempuan
6. Sebagai pekerja sering tak masuk karena urusan rumah tangga, tak perlu promosi atau dibayar penuh karena bekerja hanya sebagai membantu suami, ada resiko melahirkan, pada umumnya asuransi kesehatan tak memperhitungkan kehamilan atau melahirkan
|
1. Berperan sebagai pelindung isteri, anak, ibu, adik atau kakak perempuan
2. Kuat, tegar, kasar
3. Ahli dalam memerintah
4. Mengurusi urusan di luar rumah, tak perlu mengurus dalam rumah tangga
5. Lebih memperhatikan pendidikan anak lelaki disbanding perempuan
6. Sebagai pekerja : urusan pekerjaan mengalahkan urusan rumah tangga, promosi dan pembayaran harus diperhatikan karena sebagai pencari nafkah utama, tidak ada resiko akibat bertambahnya anak, bias mudah mendapatkan asuransi kesehatan
|
Masa tua
|
Idem
Tetap mengurusi keluarga
|
Idem
Bisa lebih bebas memilih
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar