MENGENAL SANSEVIERA
Sanseviera adalah taman sukulen dari keluarga dracaenanceae yang berasal dari afrika, afrika selatan, arabia, india dan indonesia sanseviera hidup di alamtropis yang tidak memiliki suhu beku sehingga di kelompokkan sebagai tanaman tropis tulen (TRU TROPICAL PLANT) tanaman purba memiliki daya adaptasi yang kuat terhadap kondisi alam yang ekstrem terutama daerah yang sangat kering karena curah h hujannya sangat renda.
Penyebab sanseviera meliputi daerah yang sangat luas. Tanaman yang berasal dari daerah tropis ini sekarang banyak dibudidaayakan di daerah sub-tropis yang kondisi iklimnya yang kondisinya iklimnya sangat berbeda. Didaerah asalnya sanseveria disebut riri(Kepulauan Cook), tigre (Guam), kitele (Puam). Sansevieria memiliki banyak nama umum internasional antara lain (CENTURY PLANT, LUCKY PLANT, SNAKE SKIN PLANT BROWSTING HEMP, THE DEVIL S LUCK, GOOD LUCK PLANT JUDAS SWAD, dan AFRICAN DEVIL S) di kalangan pendagang tanaman hias internasional sanseveria lebih dikenal dengan nama SNAKE atau MOTHER-IN LAW S TONGUE yang kemudian oleh masyarakat indonesia disebut denganistilahLIDAH MERTUA.
Sansevieria telah lama tumbuh di indonesia dan ada spesies endemik indonesia yakni S. JAVANICA L.C. Blume yang berasal dari kepulauan seribu di utara pulau jawa. Sanseveria memiliki beberapa nama daerah yaitu KU KOLO NANAS WALODO dan RAJAK WESI (jawa), LITAH BANYAWAK (sunda), dan MADALIKA (madura) tidak berbeda dengan penama indonesia. Di eropa sanseveria juga banyak nama. Orang prancis menyebut sanseveria dengan nama
CANVRIE AFRIQUE dispanyol disebut SANSEVIEREE dan di jerman disebut BOGENHANF. Bangsa cina menyebut sansevieria PAK LAN, SWEET MEI LAN, YLANG YLANG dan JASMINE.
CANVRIE AFRIQUE dispanyol disebut SANSEVIEREE dan di jerman disebut BOGENHANF. Bangsa cina menyebut sansevieria PAK LAN, SWEET MEI LAN, YLANG YLANG dan JASMINE.
Nama botani sanseveira dupublikan oleh ahli botani berkebangsaan spanyol bernama thunb pada abad ke-18 raimond de sangro seorang ahli botani berkebangsaan spanyol memperkiraan nama sanseveria di berikan sebagai penghormatan kepada raja spayol bernama piedro san savero (1770-1771) pada saat tumb memberikan nama botani sanseveira spanyol dipimpin raja bisignano yaitu pengganti mendiang raja piedro-san savero saat itu sanseveira ditaman di kebun kerajaan mulai diteliti. Objek penekitihan mengenai biologi bunga dan biji sanseveira diintroduksi ke eropa sebagai tanaman budidaya pada tahun 1701 sebelum botania diketahui. Awalnya sanseviera dibawa inggris selanjutnya menyebar ke seluruh benua eropa. Negara eropa yang aling banyak menanam sanseveira adalah belanda. Mereka mengejannya sebagaisan-sev-ee-ay—re-a.
Ada banyak cara pengejaan sanseveira karena itu thunberg (abad 18) meluruskan cara mengejaan sanseveira yang benar yaitu
san-sev-ee-ay-re-a bukan san-sev-ee-air- a.Di habitat aslinya sanseveirabukan merupakan tanaman hias namun sebagai tanaman liar sejalan dengan kemajuan peradapan manusia pada akhirnya sansevieriadikenal dengan sumber serat. Sanseveira mulai dibudidayakan sebagai tanaman his sejak bangsa eropa membawanya dari habitat asli yaitu gurun di afrika ke kebun mereka di eropa.
san-sev-ee-ay-re-a bukan san-sev-ee-air- a.Di habitat aslinya sanseveirabukan merupakan tanaman hias namun sebagai tanaman liar sejalan dengan kemajuan peradapan manusia pada akhirnya sansevieriadikenal dengan sumber serat. Sanseveira mulai dibudidayakan sebagai tanaman his sejak bangsa eropa membawanya dari habitat asli yaitu gurun di afrika ke kebun mereka di eropa.
Beberapa sumber data herbarium menyatakan saat ini adasekitar 60 spesies sanseveira. Kalangan pecinta dan pemerhati sanseveira mengatakan telah ada 200 spesies sanseveira ditemukan dan ribuan klon serta kultivar yang merupakan keturunan perbedaan data jumlah sepesies wajar terjadi sebab antara ahli botani dan kalangan penelitihan sanseveira memiliki cara pandang berbeda dalam penentuan deskripsi tanaman.
Setiap penampakan (fenotip) suatu spesies merupakan bentuk alam atau sebagai bentuk evolusi untuk menyesuaikan diri dengan habitaatnya. Asli sanseveira adalah daerah mediteranian dan gurun yang beriklim kering dan panas maka dibudidayakan ke habitat yang beriklim berbeda fenotipnya akan berubah untuk beradaptasi di lingkungan baru. Perubahan tersebut biasanya berupah ketebalan organ tanaman dan warna daun sebgai respon fisiologis untuk bertahan di lingkungan barunya. Bagi seorang ahli botani penampakan hasil evolusi atau mutasi alam tidak dapat disebut sebagai spesies baru tetapi penelitihan sanseveira beranggapan sebalik.
Para ilmuan senantiasa berusaha menemukan remuan baru tentang sanseveira. Penelitihan dilakukan oeh ahli holtikutura farmakolog ahli lingkungan hidup hingga ahli antartika saat ini telah diketahui banyak potensi yang dimilki sanseveira yaitu sebagai tanaman hias tanaman penyerap polusi (anti polutan) penghasil serat bahan kosmetik dan ramuan obat (materia medika). Saat ini sanseveira telah menyebar di perbagai penjuru dunia dan dibudidayakan sebagai tanaman hias bernilai ekonomi tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar