CATATAN BERKALA
Menurut Sutrisno Hadi (1990), dalam catatan berkala ini, observer tidak mencatat macam-macam kejadian khusus sebagaimana pada observasi anecdotal, tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Apa yang dilakukan observer adalah mengobservasi cara-cara observee bertindak dalam jangka waktu tertentu, selanjutnya observer menuliskan kesan-kesan umumnya. Setelah itu observer menghentikan penyelidikannya, untuk pada saat yang lain mulai menyelidiki lagi dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Observasi dengan catatan berkala ini sudah tentu kurang dapat dipercaya dibandingkan dengan observasi anecdotal, karena penyelidik mungkin sekali telah melupakan banyak hal yang sedianya ia ingat ketika hendak dicatat pada akhir waktu penyelidikan.
Jadi, ada “permasalahan” seputar rentang waktu antar-pengamatan, antara pengamatan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Permasalahan tersebut menyangkut kesesatan-kesesatan, baik ditinjau dari segi observer maupun observee (halo effects, generosity effects, dan carry-over effects sebagaimana pula dibahas pada pertemuan yang lalu).
Kata kuncinya :
· Observer hanya mencatat pada waktu-waktu tertentu saja.
· Mencatat kesan-kesan yang umum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar